Nonton Film Streaming | Movie Bioskop Cinema EmbedFilm

Tae Hyun mengangkat ponselnya, seperti Man Shik karena ia mengumpat untuk tak menelpnya sebelum ia yang menhubunginya. Tiba-tiba Tae Hyun terkejut dan menanyakan harganya, setelah itu kembali mengumpat Man Shik maling.

“Berapa besar jumlah uang yang sudah aku berikan kepada mereka?” teriak Tae Hyun

Yeo Jin yang duduk didalam ruang kaca bergumam kalau sekarang ia memiliki penjaga tambahan. Sementara Tae Hyun mengumpat di telp karena belum bisa melakukan pekerjaan paruh waktu akhir-akhir ini jadi tak mungkin bisa membayar hutang

“Aku akan membuang ponsel yang kau berikan ini, sehingga kau tidak dapat mengetahuinya.” ucap Tae Hyun

“Dan orang yang memiliki jiwa yang dapat dibeli dengan uang.” gumam Yeo Jin yang sudah membuka matanya, Tae Hyun masih saja mengumpat setelah menutup telpnya.

“Haruskah Aku memberikanmu uang itu?” terdengar suara Yeo Jin, Tae Hyun melirik kaget. Didalam ruang kaca, Yeo Jin bergumam “Sekarang … waktunya Aku mendekat” sambil mengangkat kepalanya ke atas.

Presdir Ko meminta supaya memberitahu pada bantuan permohonan pengadilan sebagai ganti membatalkan pembatasan kunjungan. Presdir yang satunya merasa dengan begitu akan menjadi persaingan antar-kepala

“Kalau itu adalah perang kita harus berjuang, tidakkah kau pikir lebih baik jika kita yang menyerang lebih dahulu?”kata Presdir Ko dengan senyuman, keduanya terlihat ikut bahagia didepan lukisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related movies